Institute for Supply Management (ISM) melaporkan Senin (3/4/2023) bahwa PMI (Indeks Manajer Pembelian) manufaktur AS turun menjadi 46,3% pada Maret dari 47,7% pada Februari. Angka tersebut meleset dari ekspektasi pasar dan menandai level terendah sejak Mei 2020. Angka di bawah 50% menandakan kontraksi di sektor ini.
Namun, prospek biaya minyak yang lebih tinggi menambah kekhawatiran inflasi di Wall Street hanya beberapa hari setelah bukti penurunan harga meningkatkan ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan segera mengakhiri kampanye pengetatan moneter yang agresif.
"Keputusan untuk memangkas produksi merupakan hambatan dalam mengatasi inflasi ... dan itulah sebabnya, pada keseimbangan kita melihat bias 'risk off' secara umum," kata Terry Sandven, kepala strategi ekuitas di US Bank Wealth Management di Minneapolis.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.