Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Sederet Tantangan Naikkan Kapasitas Panas Bumi di Indonesia

Mutiara Oktaviana , Jurnalis-Jum'at, 14 April 2023 |16:31 WIB
Ini Sederet Tantangan Naikkan Kapasitas Panas Bumi di Indonesia
Tantangan Pengembangan Panas Bumi di Indonesia. (Foto :okezone.com/PGE)
A
A
A

JAKARTA – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) menargetkan peningkatan kapasitas terpasang sebesar 600 megawaatt (MW) dalam waktu lima tahun. Namun taget tersebut dinilai penuh dengan tantangan.

Menurut Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi Pertambangan (Pushep) Bisman Bakhtiar, PGEO terlalu optimistis. Apalagi masih ada beberapa kebijakan pengusahaan panas bumi yang masih belum mendukung.

“Sangat sulit merealisasikan pengembangan 600 Mw dalam waktu singkat karena kita tahu masih ada persoalan kebijakan soal harga jual, perizinan, masalah oversupply listrik dan hal-hal dukungan lainnya,” ujarnya, Jumat (14/4/2023).

Jika diperhatikan, saat ini PGEO memiliki kapasitas sendiri sebesar 672 Mw yang telah dikembangkan selama 40 tahun. Ini mengacu pada pembangunan PLTP Kamojang Unit-1 sebagai wilayah kerja pertama milik perseroan yang dibangun pada tahun 1983.

“Faktanya bisnis geothermal tidak menjanjikan dalam jangka waktu pendek,” tambah Bisman.

Melalui prospektusnya, PGEO secara terang-terangan menjelaskan pihaknya harus menanggung risiko tinggi dari proses eksplorasi. Hal ini menjadikan proses pemanfaatan serta pengembangan panas bumi akan berjalan lama, namun tetap diiringi risiko kegagalan yang juga tidak sedikit.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement