Selain itu, Undang-undang Federal Reserve tahun 1913 menciptakan Federal Reserve Bank untuk menanggapi ketidakandalan dan ketidakstabilan sistem mata uang yang sebelumnya didasarkan pada uang kertas yang dikeluarkan oleh masing-masing bank. Ini adalah waktu yang sama ketika ekonomi AS menjadi yang terbesar di dunia, melampaui Inggris Raya. Perdagangan dunia masih berpusat di sekitar Inggris, karena sebagian besar transaksi dilakukan dalam pound Inggris.
Hingga, Amerika Serikat menjadi pemberi pinjaman pilihan bagi banyak negara yang ingin membeli obligasi AS berdenominasi dolar. Inggris akhirnya meninggalkan standar emas pada tahun 1931, yang menghancurkan rekening bank para pedagang internasional yang berdagang dalam pound.
Pada saat itu, dolar menggantikan pound sebagai mata uang cadangan internasional terkemuka.
(RIN)
(Rani Hardjanti)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.