Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

7 Fakta Uji Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Begini Hasilnya

Mutiara Oktaviana , Jurnalis-Minggu, 28 Mei 2023 |07:47 WIB
7 Fakta Uji Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Begini Hasilnya
Uji Coba Kereta Cepat Jakarta-Bandung. (Foto: Okezone.com/MPI)
A
A
A

JAKARTA - Pelaksanaan testing and commissioning Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) mulai ditingkatkan kecepatan perjalanannya.

Dengan menggunakan comprehensive inspection train atau kereta inspeksi, kecepatan ditingkatkan menjadi 180 km per jam dari sebelumnya 60 km per jam.

Berikut fakta yang dirangkum Okezone, Minggu (28/5/2023) tentang kereta cepat Jakarta-Bandung.

1. Testing KCJB mulai ditingkatkan kecepatan

Pelaksanaan testing and commissioning Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) mulai ditingkatkan kecepatan perjalanannya. Dengan menggunakan comprehensive inspection train atau kereta inspeksi, kecepatan ditingkatkan menjadi 180 km per jam dari sebelumnya 60 km per jam.

2. Semua pengujian untuk sistem berjalan lancar

Wakil Menteri II, Kartika Wirjoatmodjo alias Tiko, mengatakan pengujian kali ini semuanya berjalan dengan lancar. Semua sistem berfungsi dengan baik seperti keretanya, relnya, persinyalan, kelistrikan, dan lainnya.

"Secara bertahap kecepatan perjalanan pengujian akan ditingkatkan hingga mencapai puncak kecepatan teknisnya di 385 km/jam. Untuk mencapai hal tersebut peningkatan di beberapa aspek seperti pagar pengaman dan sound barrier perlu dilakukan penyempurnaan agar tidak menggangu kenyamanan masyarakat saat KCJB melintas," ujar Tiko, Selasa (23/5/2023).

3. Peningkatan uji coba dilakukan setelah persiapan testing diselesaikan

Direktur Utama KCIC, Dwiyana Slamet Riyadi, menyebut peningkatan kecepatan uji coba ini akhirnya dapat dilakukan setelah seluruh persiapan awal pelaksanaan testing and commissioning berhasil diselesaikan.

"Berbagai pengetesan kesiapan sarana prasarana KCJB yang dilakukan sebelumnya sudah berjalan dengan lancar. Berdasarkan evaluasi, maka mulai hari ini kecepatan perjalanan KA Cepat mulai ditambah menjadi hingga 180 km/jam," katanya.

4. Waktu tempuh menjadi lebih cepat

Berdasarkan pelaksanaan testing and commissioning yang dilakukan saat ini, waktu tempuh antara Stasiun Halim hingga Stasiun Tegalluar hanya sekitar 50 menit saja.

5. Kecepatan akan terus ditambah sampai 385 km per jam

Nantinya kecepatan akan terus ditambah hingga mencapai puncak kecepatan operasional di 350 km per jam, bahkan hingga mencapai puncak kecepatan teknisnya yaitu hingga 385 km per jam.

6. Operasi CIT akan terus ditingkatkan setiap harinya

Untuk mencapai angka tersebut, pengoperasian CIT akan terus ditingkatkan setiap harinya. Perjalanan dengan CIT difokuskan pada pengetesan integrasi sistem sarana dan prasarana. Seluruh aspek akan dicek apakah fungsinya normal dan dapat dilalui KCJB dengan kecepatan tinggi.

7. Satu rangkaian terdiri dari 8 kereta

Satu rangkaian CIT atau kereta inspeksi KCJB terdiri dari 8 kereta. Fungsi berbagai kereta tersebut terdiri dari kereta satu untuk untuk kebutuhan pengujian lintasan, kereta dua untuk memeriksa sistem persinyalan dan komunikasi, kereta tiga untuk fungsi OCS.

Lalu, kereta empat dan tujuh untuk ruang kerja, kereta lima berfungsi sebagai restorasi, kereta enam merupakan ruang pertemuan, dan kereta delapan untuk fungsi sinyal dan pengecekan integrasi rel-roda.

"Pelaksanaan Testing & Commissioning KCJB akan terus dilakukan oleh KCIC bersama para kontraktor dan konsultan independen. Kecepatan akan terus ditingkatkan secara bertahap untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana yang dibangun dalam kondisi siap dioperasikan," kata Dwiyana.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement