JAKARTA - Harta kekayaan 50 miliarder Jepang meroket menjadi USD192 miliar atau setara Rp2.880 triliun (kurs Rp15.000 per USD). Kenaikan harta tersebut didukung pulihnya perekonomian, meningkatnya jumlah wisatawan pasca pandemi Covid-19.
Selain itu, meningkatnya kekayaan gabungan miliarder Jepang ini didorong melesatnya pasar saham hingga 11%. Hal ini yang membuat peningkatan kekayaan 50 orang terkaya Jepang naik dua digit menjadi USD192 miliar.
Melansir Forbes, Rabu (31/5/2023), bila melihat daftar 50 orang terkaya Jepang, setengahnya merupakan orang lama atau sudah ada dalam daftar miliarder dari tahun lalu. Untuk lima besarnya, tidak ada yang berubah.
Di mana Pengusaha Ritel Tadashi Yanai menjadi peraih dolar terbesar tahun ini. Hartanya pun bertambah USD11,8 miliar atau setara Rp176 triliun untuk memperkokoh posisinya sebagai orang terkaya di Jepang.
Hartanya juga meningkat karena melonjaknya penjualan di Fast Retailing, induk dari rantai pakaian Uniqlo. Harta Tadashi Yanai naik sebesar 50% menjadi USD35,4 miliar atau setara Rp531 triliun.
Diurutan kedua ada Takemitsu Takizaki. Harta pembuat sensor Keyence ini meningkat USD1 miliar sehingga kekayaan bersihnya menjadi USD22,6 miliar atau setara Rp339 triliun.