JAKARTA – PT Bentoel Internasional Investama Tbk (RMBA) merombak jajaran direksi jelang delisting di pasar modal. Di mana perombakan ini telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST).
Melansir Harian Neraca, Selasa (6/6/2023), emiten produsen rokok ini dalam RUPST menerima pengunduran diri Widyo Rulyantoko sebagai direktur perseroan. Dengan demikian, jumlah direksi ini kini menyisakan tiga orang, Presiden Direktur William Lumentut, Direktur Thomas Christian dan Direktur Dinar Shinta Ulie.
Selain mengesahkan jajaran direksi teranyar, dalam RUPST ini juga menyetujui mengesahkan laporan direksi dan laporan dewan komisaris mengenai jalannya usaha perseroan dan administrasi keuangan perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2022.
Pada 2022 lalu, emiten produsen rokok merek Dunhill dan Lucky Strike ini membukukan laba bersih sebesar Rp953 miliar melesat dari tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp8 miliar. Sementara, laba kotor tahun lalu yang dibukukan oleh Bentoel mencapai hampir Rp1 triliun atau Rp983 miliar meningkat 23,80% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp794 miliar.
“Di tengah berbagai tantangan eksternal akibat kenaikan cukai dan dampak Covid19, Perseroan berhasil membukukan laba kotor secara konsisten selama 3 tahun berturut-turut sejak tahun 2020,”kata Wiliam.
Sebelumnya, pemerintah resmi menaikkan tarif cukai hasil tembakau (CHT) untuk rokok sebesar 10% untuk tahun 2023 dan 2024. Di sisi lain, penjualan anggota British American Tobacco Group ini tercatat menurun sebesar 19,6% menjadi Rp6,75 triliun tersebut turun dari tahun sebelumnya yang mencapai Rp8,4 triliun.
Meskipun demikian, dengan peningkatan laba yang signifikan Wiliam menyebutkan bahwa kinerja perusahaan yang digawanginya ini telah berhasil mencatatkan kinerja yang positif sepanjang 2022. “Direksi menyampaikan pencapaian penting Perseroan pada tahun 2022, di antaranya adalah keberhasilan Perseroan dalam mencatatkan kinerja keuangan yang positif, pengembangan bisnis ekspor, serta pencapaian dalam hal Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola atau Environmental, Social, and Governance [ESG],” kata Wiliam.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.