Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

300 Pedagang Baju Bekas Impor Bakal Geruduk Kantor Kemendag

Advenia Elisabeth , Jurnalis-Selasa, 06 Juni 2023 |12:33 WIB
300 Pedagang Baju Bekas Impor Bakal Geruduk Kantor Kemendag
Pengusaha baju bekas impor (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Sebanyak 300 pedagang baju bekas impor atau thrifting dari Pasar Senen Jakarta dan Cimol Gedebage Bandung siap geruduk Kantor Kementerian Perdagangan. Para pedagang thrifting tersebut menuntut kepastian mengenai nasib mereka ke depan semenjak Presiden Joko Widodo mengumumkan dilarangnya impor produk Thrifting hingga dilakukannya penggerebekan oleh aparat di seluruh Indonesia, sampai banyak barang thrifting yang sudah dimusnahkan.

"Kegiatan yang akan kami laksanakan bertema 'THRIFTING BUKAN SAMPAH, KAMI PEDAGANG THRIFTING BUKAN SAMPAH'. Hingga saat ini tidak ada kepastian kepada kami para pedagang Thrifting mengenai nasib kami ke depan," ujar Perwakilan Asosiasi Pedagang, Robert Ginting dalam keterangan tertulisnya, Selasa (6/6/2023).

Robert mengungkapkan, para pedagang sudah resah dan sangat sakit hati lantaran pemerintah lebih memilih importir Cina yang menguasai pasar pakaian se-Indonesia sekitar 80% masuk di negeri ini dibanding pedagang Thrifting yang hanya mendapat bagian kurang dari 1% pasar nasional.

"Pemerintah telah mengambil, menyita, membakar serta memusnahkan barang dagangan yang sudah kami beli hasil keringat kami sendiri dari importir.

Arogansi pemerintah saat ini sungguh sangat melukai hati kami para pedagang kecil di seluruh Indonesia yang notabene adalah pelaku UMKM juga," ucapnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement