Hingga 2021, program literasi digital ini telah berhasil menjangkau lebih dari 12 juta masyarakat di 515 kabupaten/kota pada 34 provinsi di seluruh Indonesia.
Semuel juga menekankan bahwa peningkatan literasi digital masyarakat merupakan pekerjaan besar. Oleh karena itu, dibutuhkan kolaborasi yang baik agar tidak ada masyarakat yang tertinggal.
Jika digunakan secara bijak, media sosial dapat memberikan manfaat bagi pelaku usaha. Media sosial kini dikenal sebagai sarana untuk memperkenalkan layanan bisnis secara praktis, sekaligus memudahkan pelanggan untuk menjangkau para pelaku bisnis.
Entrepreneur dan Digital Creator, Yasa Singgih menjelaskan tentang bagaimana media sosial dari waktu ke waktu dapat membantu para pelaku bisnis. Yang dibutuhkan adalah adaptasi dan pemahaman tentang perubahan-perubahan yang terjadi di media sosial dan cara mendekatkan diri kepada konsumen.
“Ada tiga hal dalam sosial media yang paling penting yaitu tren, algoritma, dan konten,” jelas Yasa.
Dia menjelaskan soal pentingnya melihat dan mengikuti tren terkini di media sosial, supaya secara algoritma akan dinilai sebagai konten yang disukai oleh banyak orang.
“Pelajari algoritma di media sosial, karena itu sangat penting. Karena setiap media sosial baik Instagram, Facebook, Twitter, YouTube, TikTok, semua punya algoritma yang berbeda begitu pun dengan trennya. Serta, pilihlah konsep konten yang berkelanjutan,” jelas Yasa.
Koordinator Divisi Konten Kreatif Siberkreasi Oktora Irahadi menjelaskan soal alasan para pelaku bisnis perlu menggunakan media sosial di tengah era digital.
“Karena tidak ada cara lain bagi kita untuk berkomunikasi bahwa barang kita ada, tanpa memakai media sosial yang gratis. Kalau mau berbayar, bisa pakai ads. Jadi, mulailah berkomunikasi di media sosial,” jelas Oktora.
Oktora menambahkan bahwa penggunaan media sosial harus diikuti dengan pembuatan konten. Namun perlu diingat bahwa tren yang berlangsung di media sosial berlangsung cepat dan singkat.
“Orang itu mudah bosan, tren itu jadi pendek sekali. Dulu kalau ada heboh-heboh dan viral, trennya bisa berlangsung sebulan, tetapi sekarang mungkin seminggu hilang. Dan kita perlu rajin untuk membuat konten yang bagus supaya sampai ke konsumen,” tambah Oktora.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.