JAKARTA - Shinta Kamdai resmi menjadi Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) periode 2023-2028. Adapun Shinta W Kamdani terpilih sebagai Ketua Umum perempuan pertama di organisasi yang sudah berusia 71 tahun ini.
Shinta bersyukur sekaligus meminta dukungan kepada Dewan Penasehat APINDO agar bisa mengemban tanggung jawab besar yang baru saja diterimanya.
Shinta menyebut, program unggulan yang akan ia jalankan pada masa jabatannya adalah isu Roadmap Perekonomian, pengarusutamaan sertifikasi HR-IR, UMKM Merdeka, serta pengentasan stunting.
“Amanah ini bagi saya adalah kepercayaan sekaligus tanggung jawab besar,” ucap Shita usai pemilihan pengurusan Apindo di Jakarta, Kamis (15/6/2023).
Lebih lanjut dia memaparkan, secara keseluruhan, terdapat tujuh program kerja dengan empat program aksi unggulan yang akan dijalankan pada periode kepemimpinan baru, di mana Roadmap Perekonomian APINDO 2024-2029 akan menjadi program aksi unggulan yang melanjutkan dan menyempurnakan prioritas rekomendasi kebijakan yang diusung pada periode kepemimpinan sebelumnya.
Selain itu, Munas XI Apindo juga menghasilkan Rekomendasi Kebijakan bagi pengembangan kerjasama dunia usaha dengan pemerintah, internal organisasi, dan program kerja.
Adapun delapan butir rekomendasi kebijakan yang dihasilkan, meliputi:
1) Optimalisasi Modalitas Ekonomi, terdiri atas isu tenaga kerja melalui skilling, up-skilling dan reskilling, pengamanan pasar dalam negeri, dan pemanfaatan dan tata Kelola SDA.
2) Kesamaan Pandang Tentang Tantangan Ekonomi Global. Apindo memandang dunia usaha Indonesia perlu menyamakan persepsi dalam menghadapi tantangan global yang tentunya akan berimplikasi pula terhadap perkembangan isu ketenagakerjaan nasional. Rekomendasi.
3) SDM Berkualitas dan Kebijakan Ketenagakerjaan yang Konsisten, di mana Apindo menyoroti implementasi insentif untuk pengembangan SDM perlu dievaluasi apakah telah mendukung pengembangan SDM serta implementasi UU 11/2020 tentang Cipta Kerja.
4) Ekonomi Inklusif dan Inovatif untuk Bisnis Berkelanjutan dengan keterlibatan Apindo mendorong agar perusahaan menjalankan usaha melalui model bisnis berbasis ESG (environmental social governance)
5) Kebijakan Perdagangan Internasional yang Adil, di mana Apindo mengharapkan keterlibatan aktif dalam penyusunan substansi CEPA dan strategi kebijakannya sebagai bagian dari tim perundingan yang mewakili dunia usaha bersama stakeholder lainnya seperti Kadin Indonesia.