Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Penumpang Pesawat Domestik Tembus 24,9 Juta Orang hingga Mei 2023

Michelle Natalia , Jurnalis-Senin, 03 Juli 2023 |12:43 WIB
Penumpang Pesawat Domestik Tembus 24,9 Juta Orang hingga Mei 2023
Garuda Indonesia. (Foto: Okezone)
A
A
A

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan bahwa jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat pada Mei 2023 sebanyak 5,7 juta orang atau naik 13,61% dibanding kondisi pada April 2023.

"Jumlah penumpang tujuan luar negeri (internasional) naik 14,40% menjadi 1,3 juta orang," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (3/7/2023).

 BACA JUGA:

Selama Januari–Mei 2023, jumlah penumpang domestik sebanyak 24,9 juta orang dan jumlah penumpang internasional sebanyak 5,7 juta orang, masing-masing naik sebesar 26,15% dan 399,40% dibanding kondisi pada periode yang sama tahun 2022.

"Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang berangkat pada Mei 2023 tercatat 1,7 juta orang atau turun 5,68% dibanding April 2023," ucap Pudji.

 BACA JUGA:

Selain itu, jumlah barang yang diangkut naik 7,76% menjadi 29,3 juta ton. Selama Januari–Mei 2023, jumlah penumpang mencapai 7,9 juta orang atau naik 13,55% dibanding dengan periode yang sama tahun 2022, sementara jumlah barang yang diangkut naik 8,46% atau mencapai 140,5 juta ton.

 

"Jumlah penumpang kereta api yang berangkat pada Mei 2023 sebanyak 30,5 juta orang atau naik 7,80% dibanding April 2023," tambah Pudji.

Serupa dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut kereta api mengalami peningkatan 4,91% menjadi 5,3 juta ton. Selama Januari–Mei 2023, jumlah penumpang mencapai 144,0 juta orang atau naik 53,88% dibanding periode yang sama tahun 2022.

"Jumlah barang yang diangkut kereta api juga mengalami kenaikan, yaitu sebesar 13,36% menjadi 26,6 juta ton," pungkas Pudji.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement