JAKARTA - Aksi penawaran saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) dapat menjadi peluang bagi investor untuk memperoleh harga yang terjangkau sebelum saham melantai di pasar bursa.
Investor dapat menyampaikan minat terhadap perusahaan yang akan listing tersebut saat periode book building.
Dalam pasar modal, book building merupakan penawaran awal menggunakan prospektus untuk mengetahui minat calon investor pada efek yang ditawarkan oleh perusahaan.
Berikut ini merupakan 4 hal yang telah MotionTrade milik MNC Sekuritas rangkum untuk anda ketahui pada saat periode book building agar sukses mendapatkan penjatahan.
1. Prospektus Perusahaan
Hal pertama yang perlu dilakukan oleh investor pada periode book building adalah mempelajari prospektus perusahaan. Perusahaan akan mempublikasikan prospektus yang berisi informasi mengenai profil laporan keuangan perusahaan, penggunaan dana, kebijakan dividen, dan informasi terkait lainnya.
2. Analisa Valuasi Harga Saham
Anda dapat menganalisa harga saham saat perusahaan hendak melakukan aksi penawaran perdana dengan menggunakan perhitungan valuasi harga berdasarkan beberapa cara, misalnya Earning Per Share (EPS), Price to Earning Ratio (PER), dan lainnya. Selanjutnya, Anda dapat membandingkan harga penawaran calon emiten selama book building dengan valuasi perusahaan sejenis.