Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Direktur Mark Dynamics Borong 1 Juta Saham MARK

Hana Wahyuti , Jurnalis-Jum'at, 07 Juli 2023 |13:28 WIB
Direktur Mark Dynamics Borong 1 Juta Saham MARK
Ilustrasi saham. (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Direktur PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) Cahaya Dewi Surbakti memborong saham MARK.

Cahaya menambah porsi kepemilikan sahamnya dengan memborong 1.000.000 lembar saham MARK.

Melansir keterbukaan informasi BEI Jumat (7/7/2023), transaksi tersebut terjadi pada tanggal 5 dan 6 Juli 2023 dengan harga Rp621 per lembar saham. Adapun tujuan transaksi tersebut untuk investasi dengan kepemilikan langsung.

Dengan demikian maka kepemilikan Cahaya Dewi Surbakti bertambah menjadi 8.348.700 lembar saham atau 0,22%, dari sebelumnya 7.348.700 lembar atau 0,19%.

Sebagai informasi, per 30 Juni 2023, pemegang saham MARK dengan kepemilikan lebih dari 5% saham, antara lain; Tecable (HK) Co Limited sebesar 1,66 miliar lembar atau 43,82%, PT Dyna Capital Indo 806,75 juta lembar atau 21,23%, Masyarakat 679,67 juta lembar atau 17,90% dan PT Mark Capital

Indo 584,96 juta saham atau 15,39% Sebelum ini PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) baru saja membayarkan dividen sebesar Rp133 Milliar tanggal 27 Juni 2023.

Alokasi dividen tersebut setara 55% dari laba tahun 2022 senilai Rp243 Milliar. Pemegang saham menerima dividen Rp35 per lembar saham.

Perseroan telah membuktikan secara konsisten dalam 5 tahun terakhir telah membayarkan dividen kumulatif sebesar Rp444,6 miliar, lebih besar dari nilai valuasi perusahaan ketika IPO di tahun 2017 sebesar Rp150 miliar.

Di samping itu MARK membukukan peningkatan kinerja selama paruh pertama 2023. Permintaan cetakan sarung tangan telah mengalami trend kenaikan sejak kuartal kuartal IV 2022.

Dari laporan kinerja kuartal I 2023 penjualan perseroan naik hampir 50% dibandingkan kuartal sebelumnya, dari Rp87 miliar pada kuartal IV 2022 menjadi Rp130 miliar. Demikian pula laba bersih perseroan naik sebesar 20% dari Rp25 miliar pada kuartal IV 2022 menjadi Rp30 miliar pada kuartal I 2023. Hal ini memperlihatkan bahwa industri sarung tangan secara bertahap menunjukkan rebound di 2023.

(Zuhirna Wulan Dilla)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement