JAKARTA - Proyek Jalan Marsela di pulau terluar terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di Maluku rampung pada September 2023.
Mengutip instagram pupr_binamarga, Senin (8/10/2023), Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku membangun jalan lingkar Pulau Marsela sepanjang 34,50 km. Pulau Marsela merupakan wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di Maluku.
Keberadaan jalan lingkar Pulau Marsela akan membuka harapan baru masyarakat guna mengatasi kendala akses transportasi dan memperkuat ekonomi setempat.
Jalan ini juga bisa memberikan dampak positif bagi 12 desa di Pulau Marsela. Desa tersebut di antaranya, Desa Marsela, Bululora, Latalola Kecil, Latalola Besar, IIbutung, Telalora, Uiwity, Nura, Lawawang, Serlili, Iblatmunta, dan Babyotan.
Pekerjaan jalan yang dimulai pada Februari 2022 tersebut ditargetkan akan selesai pada September 2023. Sampai saat ini telah terlaksana pada tahap pengaspalan jalan.
Sebagai informasi, ketersediaan infrastruktur jalan menjadi urat nadi perekonomian dan membuka ketersiolasian terlebih di pulau-pulau kecil yang menjadi beranda depan Indonesia.
Dengan adanya jalan, desa yang ada di pulau-pulau tersebut semakin terhubung dan memperlancar pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan serta potensi pariwisata siap dikembangkan.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.