Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

UMKM Anyaman Rotan Khas Kalimantan Tembus Pasar Internasional, Begini Kisahnya

Kharisma Rizkika Rahmawati , Jurnalis-Kamis, 13 Juli 2023 |12:56 WIB
UMKM Anyaman Rotan Khas Kalimantan Tembus Pasar Internasional, Begini Kisahnya
UKM Khas Kalimantan Tembus Pasar Internasional. (Foto: okezone.com/Stylo.Grid)
A
A
A

JAKARTA - Usaha Mikro dan Kecil (UMK) khas Kalimantan yang membuat produk anyaman rotan berupa tas ransel, tas pinggang, tas kerja, hingga tikar menembus pasar internasional. Hal merupakan kolaborasi pelaku Usaha Mikro. Kecil dan Menengah (UMKM) dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Pemilik UMK Amelia Agustina menceritakan jalan usahanya hingga mimpinya membawa produk-produknya ke pasar internasional menjadi kenyataan. Dirinya menjadi peserta UMK Academy 2023 yang diinisiasi Pertamina.

Dari sana dirinya mendapat pelatihan akselerasi bisnis intensif dan pendampingan usaha selama 5 bulan ke depan. Tak tanggung-tanggung, ia didampingi para pakar bisnis dan Exclusive Facilitator yang berpengalaman.

“Sebagai pengusaha yang tidak memiliki pengalaman melakukan kolaborasi dengan pihak lain, pembekalan ini sangat membantu saya memahami berbagai konsep dasar yang sangat diperlukan oleh setiap pelaku usaha,” ungkap Amelia, dalam keterangan Pertamina, Kamis (13/7/2023).

Menurutnya, kunci dalam membuka akses pasar internasional adalah kolaborasi. Bagi perempuan yang telah memulai usaha sejak 2019, kolaborasi dengan Pertamina telah membuka jendela ke pasar dunia.

Terlebih sebagai BUMN, Pertamina telah memiliki pengalaman yang panjang mengantarkan pelaku UMK menuju pasar global.

“Sesi pembekalan Pertamina sangat membantu dalam menentukan bagaimana cara memilih mitra kerja dan menentukan sistem kerja sama dengan mitra usaha,” imbuhnya.

Dirinya mengaku saat ini tengah menjajaki kolaborasi dengan salah satu merek sepatu untuk ekspansi usahanya. Adapun produknya dijual dengan kisaran harga mulai Rp30.000 hingga Rp1.000.000.

Untuk bahan bakunya bekerja sama dengan para pengrajin di wilayah Kalimantan Tengah di antaranya Mandomai, Barito, Kaladan, Palangka Raya dan Pulang Pisau.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement