JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan pemerintah Indonesia terus membangun infrastruktur. Salah satunya yakni pembangunan jalan raya Anyer-Panarukan yang membentang sepanjang 1.100 km.
Dulu pembangunan jalan raya Anyer-Panarukan di mulai sejak kepemimpinan Herman Willem Daendels.
Akan tetapi saat ini, Airlangga mengungkapkan bahwa yang menyambung Anyer-Panarukan adalah Menteri PUPR Basuki Hadimuldjono.
"Jadi kalau sejarah mengatakan yang menyambung Anyer-Panarukan adalah Daendels hari ini selesai semua, diselesaikan oleh pak Basuki," kata Menko Airlangga dalam acara Sewindu Proyek Strategis Nasional (PSN) di Jakarta, Rabu (26/7/2023).
Airlangga menyebut penyelesaian Jalan Anyer-Panarakan tersebut menggunakan dana imprest Rp32 triliun.
"Nah itu mari kita hapus Daendels dari negara Indonesia Raya. Saya hanya punya sedikit jalan raya Daendels yang bisa diselesaikan supaya kita tidak kenal lagi jalan raya Daendels di daerah Jawa Timur, Gresik," katanya.
Seperti diketahui, Sejarah Anyer-Panarukan sendiri dimulai pada masa kepemimpinan Herman Willem Daendels.
Daendels membangun jalan raya ini sepanjang 1.100 km dari Anyer (Jawa Barat) hingga Panarukan (Jawa Timur).
Tujuan dibangunnya jalan ini adalah untuk memudahkan mobilisasi militer dan perekonomian di Pulau Jawa.
(Zuhirna Wulan Dilla)