JAKARTA – Sorgum belum bisa menjadi substitusi alias menggantikan tepung gandum. Budidaya Sorgum disiapkan pemerintah untuk mengurangi ketergantungan komoditas yang saat ini masih didatangkan dari impor.
Namun sayangnya, Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional, Badan Pangan Nasional (NFA), I Gusti Ketut Astawa mengakui bahwa saat ini sorgum belum bisa dijadikan sebagai substitusi bahan pangan.
Hal itu dikarenakan biaya produksi sorgum masih jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan mengimpor langsung tepung gandum. Sehingga harga jual produknya pun juga praktis masih tinggi.
"Pengembangan sorgum, saat ini belum bisa banyak karena dari sisi harga masih tinggi, namun demikian proses pengembangan untuk susbtitusi masih terus berjalan, sedang diupayakan oleh pemerintah," ujar Ketut dalam diskusi virtual bersama Pataka, Rabu (2/8/2023).
Ketut menambahkan pengembangan sorgum juga upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Mengingat adanya ancaman krisis iklim akan membuat produktivitas padi akan berkurang apabila ketersediaan air tengah menipis.