Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Cerita soal Laut Indonesia, Kepala Bappenas: Banyak yang Terjebak

Kharisma Rizkika Rahmawati , Jurnalis-Selasa, 08 Agustus 2023 |15:39 WIB
Cerita soal Laut Indonesia, Kepala Bappenas: Banyak yang Terjebak
Laut Indonesia (Foto: Okezone)
A
A
A

Misalnya, cara pandang kontinental memandang laut sebagai sumber memperoleh ikan hanya untuk dimanfaatkan oleh masyarakat. Tidak ada pertanyaan apakah ikan-ikan di laut boleh diambil atau dipancing.

Dia menceritakan dirinya menonton sebuah video Youtube dari warga Denmark yang keliling Indonesia dari Sabang hingga Merauke. Youtuber tersebut menunjukkan sekumpulan anak-anak dan generasi muda yang mancing sembarangan di sekitar pesisir laut Pulau Maratua, Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur.

“Itu saya kira satu cara pandang yang sampai hari ini masih dimiliki oleh sebagian penduduk kita. Akibatnya, ya tentu saja ekosistem yang terganggu dan seterusnya,” kata Kepala Bappenas.

Lebih lanjut, Suharso menyampaikan bahwa ada sejumlah danau di Indonesia yang memerlukan penyelamatan atau revitalisasi.

Menteri PPN mengambil contoh Danau Limboto di Gorontalo yang berupaya direvitalisasi dengan kucuran dana hampir mencapai Rp1 triliun.

“(Namun), saya tidak melihat ada perbaikan yang signifikan terhadap danau itu. (Salah satu sungai) yang mengantarkan air ke danau itu mampet sampai hari ini. Jadi (ini dikarenakan) melihatnya (dengan cara pandang orang) darat (kontinental), dan ini berbahaya menurut saya bagi Indonesia ke depan,” ucapnya.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement