JAKARTA - Persaingan transportasi online di Indonesia semakin ketat. Bukan hanya Grab dan Gojek, sekarang semakin banyak aplikasi transportasi online baru dengan penawaran layanan beragam dan tarifnya kompetitif.
Transportasi online yang baru seperti inDrive atau yang dulunya bernama inDriver.
inDrive adalah platform layanan mobilitas dan perkotaan global yang berbasis di Mountain View, California. Dengan lebih dari 175 juta unduhan, inDrive menjadi aplikasi mobilitas kedua yang paling banyak diunduh di dunia pada 2022.
Selain menyediakan layanan transportasi online, inDrive juga menawarkan beragam pilihan layanan lainnya, termasuk transportasi antarkota, pengiriman kargo, jasa pekerjaan rumah tangga, kurir, dan pencarian pekerjaan.

inDrive sudah beroperasi di lebih dari 40 kota. inDrive mendukung komunitas lokal lewat sistem pembayaran peer-to-peer dan program pemberdayaan masyarakat, guna membantu mendorong pengembangan pendidikan, olahraga, seni, ilmu pengetahuan, kesetaraan gender, dan bidang penting lainnya.
Adapun pemilik inDrive adalah Arsen Tomsky. Dia merupakan sosok penting yang menjadi cikal bakal perusahaan besar pada 2013.
Arsen Tomsky lulusan dari Institut Insinyur penerbangan Sipil Riga pada 1992.
Lalu, dirinya melanjutkan ke Universitas Negeri Yakutsk pada 1995 dengan jurusan Matematika Terapan.