JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir berencana untuk merger Garuda Indonesia, Citilink Indonesia dan Pelita Air Service sebagai bentuk efisiensi terhadap Kementerian BUMN.
Sebelumnya, hal ini telah dilakukan pada sektor pelabuhan dan logistik dengan menggabungkan empat perusahaan Pelindo.
Berikut dirangkum Okezone, Sabtu (26/8/2023), fakta-fakta tentang merger Garuda hingga Pelita Air.
1. Flag Carrier Garuda Indonesia
Setelah nyaris dibubarkan, Garuda Indonesia telah berhasil diselamatkan. Maskapai dengan kode saham GIAA itu pada akhirnya dipertahankan karena Indonesia perlu tetap memiliki flag carrier.
Garuda diselamatkan melalui rangkaian restrukturisasi paling rumit dalam sejarah penyelamatan korporasi Indonesia.