Sebagaimana diketahui pada tahun 2021 dan 2022 terjadi lonjakan permintaan sarung tangan dunia. Akibatnya industri manufaktur sarung tangan menggenjot produksinya dan MARK sebagai market leader industry cetakan sarung tangan dunia juga mengalami peningkatan penjualan yang signifikan.
Memasuki tahun 2023 adalah kondisi normal di mana sudah memasuki masa endemi. Seiring dengan kondisi normal ini pertumbuhan permintaan cetakan sarung tangan kembali ke level normal. Laporan perseroan semester 1 tahun 2023 ini menunjukkan penjualan yang lebih tinggi dibandingkan semester 1 tahun 2020 (precovid) sebesar 36,3% dari Rp192,6 miliar menjadi Rp262,6 miliar.
Dengan tingkat pertumbuhan per tahun atau CAGR yang mencapai 17,34% semakin meyakinkan perseroan bahwa industri ini akan terus bertumbuh sejalan dengan kesadaran konsumen khususnya dalam menggunakan sarung tangan.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.