JAKARTA - Disorot Presiden Joko Widodo (Jokowi), keterbatasan akses modal bisa menghambat pengembangan usaha.
Presiden Jokowi menyampaikan bahwa akan mendukung dan mendorong terkait permodalan yang utamanya untuk UMKM dalam bentuk Kredit Usaha Rakyat (KUR) tanpa agunan atau tanpa jaminan.
“Tahun ini KUR diberikan jatah Rp460 triliun dengan bunga hanya 6% per tahun, dan maksimal Rp500 juta. Problemnya hanya perlu disosialisasikan agar kuota tersebut dapat dihabiskan," kata Jokowi dalam sambutan Rakernas Hipmi XVIII belum lama ini.
Jokowi akan terus mendorong kepada Menteri, OJK dan BI agar urusan KUR tanpa agunan harus menggunakan sistem credit scoring dengan melihat karakternya.
"Karena pengusaha muda yang baru berangkat untuk masuk ke dunia usaha, biasanya belum memiliki aset, belum memiliki agunan, belum memiliki jaminan. Jadi kalau peluang diberikan dengan sistem credit scoring, itu akan lebih memudahkan, dan ini akan terus saya dorong," jelas Presiden Jokowi.
BACA JUGA:
Sementara itu, CEO ModalSaham Muhammad Reza Alkhawarismi, menanggapi positif dan mendukung pernyataan Presiden Jokowi tersebut, bahwa di dunia usaha yang terus berubah dan kompetitif, pengusaha seringkali menghadapi tantangan permodalan yang serius.
"Keterbatasan akses terhadap modal dapat menghambat pertumbuhan dan pengembangan usaha yang potensial," katanya.
Melihat kebutuhan pasar usaha setelah pandemi Covid 19 selesai, dan berfokus pada pemulihan ekonomi, banyak sekali pengusaha yang ingin bangkit dari keterpurukan dan membutuhkan akses permodalan tanpa jaminan aset dari berbagai macam industri.
Terdapatnya peluang dan permintaan pasar tersebut, pihaknya berkomitmen untuk membantu dan mendukung para pengusaha dengan membuat produk permodalan tanpa jaminan, hanya menggunakan Invoice, Purchase Order (PO) dan Surat Perintah Kerja (SPK), serta permodalan yang diberikan dapat mencapai maksimal hingga Rp2 miliar per perusahaan, dengan tenor maksimal 6 bulan.
"Sesuai dengan arahan Bapak Presiden Jokowi, Kami percaya bahwa para pengusaha di Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan usaha mereka, dan kekurangan permodalan tidak boleh menjadi hambatan," tukasnya.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.