Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

4 Fakta Pertemuan Jokowi dengan IMF dan Bos World Bank, Bahas Utang?

Nasya Emmanuela Lilipaly , Jurnalis-Sabtu, 09 September 2023 |07:30 WIB
4 Fakta Pertemuan Jokowi dengan IMF dan Bos World Bank, Bahas Utang?
Presiden Jokowi Bertemu dengan IMF (Foto: YouTube/Setpres)
A
A
A

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan dengan pemimpin organisasi internasional di Istana Merdeka.

Pemimpin organisasi internasional tersebut antara lain, Presiden Bank Dunia (World Bank), Ajay Banga. Selanjutnya Jokowi bertemu Managing Director of the IMF, Kristalina Georgieva.

Pertemuan Jokowi dengan ketiga pemimpin organisasi internasional tersebut dilakukan secara tertutup.

Berikut ini, telah dirangkum oleh Okezone, fakta-fakta mengenai pertemuan Jokowi dengan IMF dan Bos World Bank. Sabtu (9/9/2023).

1. Pendamping Jokowi Bertemu Dengan Bos World Bank

Turut hadir mendampingi Presiden yakni Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

2. Adanya Pertemuan Bilateral Lain

Selain bertemu pemimpin organisasi internasional, Jokowi juga dijadwalkan melakukan pertemuan Bilateral dengan Perdana Menteri Kepulauan Cook Mark Brown, dengan Perdana Menteri Timor Leste Xanana Gusmão.

3. Perbincangan Presiden Jokowi dan Bos World Bank

Dalam pertemuan ini, Presiden Jokowi dan Bos World Bank banyak berbincang mengenai situasi ekonomi global, pelemahan pertumbuhan ekonomi dunia, situasi lebih dari 90 negara dunia yang mengalami kesulitan ekonomi dan keuangan dan makin terbatasnya sumber daya dunia untuk dapat membantu negara-negara tersebut.

4. Prestasi Ekonomi Indonesia

Direktur Pelaksana IMF menyatakan apresiasi atas prestasi ekonomi Indonesia. Keduanya memuji pertumbuhan ekonomi Indonesia sekaligus kemampuan Indonesia menekan inflasi pada saat yang sama.

"Managing Director IMF bahkan mengatakan bahwa ASEAN is a bright spot di tengah situasi dunia yang sulit dan Indonesia dikatakan sebagai source of joy, source of hope," ungkap Sri Mulyani.

"Dan ini juga memberikan pelajaran juga bagi negara-negara berkembang, kalau Indonesia bisa maka negara berkembang lain juga harus bisa," imbuhnya.

(Taufik Fajar)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement