“Seluruhnya akan dibeli dari Shenzhen Jimi IoT Co. Ltd sebagai pemasok perseroan dan selanjutnya akan dijual kembali dalam rangka pelaksanaan kegiatan usaha perseroan,” demikian dikutip dari prospektus, Jumat (29/9/2023).
Tanggal penjatahan perseroan diperkirakan jatuh pada 4 Oktober 2023, tanggal distribusi saham secara elektronik pada 5 Oktober 2023 dan perseroan dijadwalkan akan tercatat di bursa pada 6 Oktober 2023 dengan kode IOTF. Dalam IPO ini, perseroan menunjuk PT KB Valbury Sekuritas dan PT Shinhan Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek dan penjamin emisi efek.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.