JAKARTA- Setidaknya ada alasan kenapa ojol listrik sering ditolak penumpang Hal ini mengakibatkan pendapatan akan berkurang karena seringnya penolakan.
Padahal ojol listrik sebagai varian kendaraan ramah lingkungan membantu mengurangi polusi udara dan kebisingan.
Padahal motor berbahan bakar fosil, tidak menghasilkan emisi gas buang yang merusak lingkungan. Namun stigma negatif tentang motor listrik masih berkembang di masyarakat.
Berikut adalah alasan kenapa ojol listrik sering ditolak penumpang melansir berbagai sumber, Rabu (11/10/23):
1. Keterbatasan Jangkauan
Salah satu alasan utama mengapa penumpang seringkali menolak ojol listrik adalah keterbatasan jangkauan atau radius area operasional. Meskipun infrastruktur pengisian daya baterai semakin berkembang, masih terdapat keterbatasan dalam hal jarak tempuh yang dapat ditempuh oleh ojol listrik.
Keterbatasan jangkauan membuat beberapa penumpang yang berada di daerah jauh dari pusat kota sulit untuk tidak menggunakan ojol listrik.
2. Kecepatan Kurang Optimal
Daripada ojol berbahan bakar konvensional, ojol listrik seringkali memiliki kecepatan maksimum lebih rendah. Kecepatan motor listrik sekitar 50-60 km/jam.
Penumpang dengan mobilitas tertentu merasa bahwa perjalanan dengan ojol listrik memakan waktu lebih lama. Terutama jika mereka memiliki jarak tempuh yang jauh atau harus melewati lalu lintas padat.
3. Tempat Duduk Sempit
Kendala lain yang seringkali menjadi alasan penolakan adalah tempat duduk yang sempit pada ojol listrik. Beberapa model motor listrik juga tidak memiliki pegangan besi pada bagian belakang.
Penumpang mungkin merasa tidak nyaman dengan ruang yang terbatas. Banyak dari mereka memilih motor dengan jok lebih besar.
4. Kebutuhan Akan Swap Station
Salah satu masalah yang seringkali dihadapi oleh ojol listrik adalah jarak tempuh yang terbatas karena keterbatasan daya baterai.
Penumpang enggan menggunakan ojol listrik karena khawatir akan kehabisan daya di tengah perjalanan. Ketidakpastian mengenai ketersediaan swap station menjadi kendala dalam menggunakan ojol listrik
5. Waktu Pengisian Daya yang Lama
Proses pengisian daya baterai pada ojol listrik membutuhkan waktu lebih lama daripada mengisi bahan bakar motor konvensional. Beberapa tipe motor listrik sudah mendukung kecepatan pengisian daya, tetapi tetap saja penumpang mereka waktunya tersita untuk mengisi daya.
Demikian alasan kenapa ojol listrik sering ditolak penumpang.
(RIN)
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.