Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Kompensasi yang Diterima Penumpang akibat Keterlambatan Perjalanan Kereta

Heri Purnomo , Jurnalis-Rabu, 18 Oktober 2023 |13:57 WIB
Ini Kompensasi yang Diterima Penumpang akibat Keterlambatan Perjalanan Kereta
Kereta Argo Semeru dan Argo Wilisi Kecelakaan. (foto: Okezone.com/X)
A
A
A

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberikan kompensasi kepada penumpang karena ada keterlambatan perjalanan akibat kecelakaan yang terjadi pada KA Argo Semeru kemarin.

Kompensasi ini diberikan sesuai Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor PM 63 Tahun 2019 tentang Standar Pelayanan Minimum Angkutan Orang dengan Kereta Api.

Mengutip keterangan KAI, Rabu (18/10/2023), berikut kompensasi yang diterima penumpang kereta:

1. Keterlambatan keberangkatan kereta api lebih dari 1 jam, penumpang dapat membatalkan tiket dan mendapatkan pengembalian seluruh biaya tiket. Jika tidak membatalkan tiket, maka:

a. Diberikan minuman ringan untuk keterlambatan lebih dari 1 jam.

b. Diberikan minuman dan makanan ringan berat untuk keterlambatan lebih dari 3 jam.

2. Apabila kereta api antarkota terlambat datang di stasiun tujuan, maka penumpang mendapatkan:

a. Makanan dan minuman ringan pada jam ketiga keterlambatan.

b. Makanan dan minuman berat pada jam kelima keterlambatan.

c. Penumpang dapat memilih melanjutkan perjalanan atau beralih ke transportasi lain dan mendapat penggantian uang tiket.

3. Bila terdapat hambatan dalam perjalanan, sehingga kereta tidak dapat melanjutkan ke stasiun tujuan, maka penyelenggara wajib:

a. Menyediakan kereta atau transportasi lain sampai stasiun tujuan.

b. Memberi ganti kerugian seharga tiket.

Berikut beberapa KA yang mengalami keterlambatan kedatangan, di antaranya:

1. KA 17 (Semeru), relasi Surabaya Gubeng - Gambir datang 00.35 lambat 295 menit

2. KA 55 (Gajayana), relasi Surabaya Gubeng - Gambir datang 05.00 lambat 110 menit

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement