JAKARTA – 5 barang yang sering dibeli Israel dari Indonesia. Indonesia dan Israel tidak memiliki hubungan diplomatik antara kedua negara. Namun demikian, aktivitas perdagangan masih berlangsung antara Indonesia dengan Israel.
Produk Indonesia yang diekspor ke Israel berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) nilainya mencapai USD13,75 juta pada April 2023. Sedangkan secara kumulatif totalnya mencapai USD52,93 juta.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor Indonesia ke Israel mencapai USD140,57 juta atau Rp2,18 triliun (kurs Rp15.500 per dolar AS) pada periode Januari-Oktober 2023.
Ekspor Israel dari Januari sampai Oktober 2023 adalah sebesar 0,07% terhadap total ekspor Indonesia ke Israel melesat menjadi USD157,54 juta pada 2020, tumbuh kembali menjadi USD162,91 juta pada 2021, dan mencapai USD185,18 juta pada 2022.
Komoditas yang paling banyak diekspor Indonesia ke Israel pada tahun ini adalah lemak dan minyak hewan atau nabati, yakni sebesar USD39,18 juta.
Kemudian, ekspor alas kaki secara kumulatif nilainya mencapai USD12,91 juta dan ekspor mesin atau perlengkapan elektrik dan bagiannya mencapai USD10,85 juta.
Jika dilihat secara kumulatif, selama periode 2018-2022 nilai ekspor Indonesia ke Israel sudah tumbuh sekitar 11%, sedangkan nilai impornya tumbuh 0,9%.
Namun apa saja 5 barang yang dibeli Israel di Indonesia?
Dikutip dari beberapa sumber Okezone, Senin (10/11/2023) berikut:
Setidaknya ada lima jenis komoditas yang paling besar diekspor Indonesia ke Israel, yakni lemak dan minyak hewani/nabati, alas kaki, berbagai produk kimia, serat stapel buatan, sampai ampas dan sisa industri makanan.
Berikut 5 komoditas yang paling banyak diekspor Indonesia ke Israel pada Januari-Oktober 2023, 1. Lemak dan minyak hewan/nabati, USD39,18 juta
2. Alas kaki, USD12,91 juta
3. Mesin/perlengkapan elektrik dan bagiannya, USD10,85 juta
4. Serat stapel buatan, USD9,62 juta
5. Ampas dan sisa industri makanan USD6,51 juta.
Demikian informasi mengenai 5 Barang Yang Sering Dibeli Israel dari Indonesia.
(Taufik Fajar)