JAKARTA - Mengupas cara tagih utang via Whatsapp yang perlu dicoba. Pasalnya menagih utang adalah salah satu kegiatan yang termasuk susah dan gampang, tergantung dari orang yang berutang.
Di zaman sekarang ini menagih utang dapat menggunakan cara lewat WhatsApp, namun pesan yang ditulis harus diperhatikan agar tidak menyinggung.
Berikut cara tagih utang via Whatsapp dilansir dari berbagai sumber:
1.Beri AlasanKamu Sangat Butuh
Cara menagih utang lewat WA berikutnya adalah dengan mengatakan bahwa kamu sedang butuh.
Jika memang benar adanya seperti itu, ceritakan kondisimu agar teman yang berutang bisa terdesak untuk segera membayarnya.
Namun, jika ini bertujuan agar teman tidak mengulur-ulur pembayaran lagi, pastikan kamu membuat suasana sebaik mungkin seolah memang sangat mendesak.
2.Tambahkan Tenggat Waktu
Menambahkan tenggat waktu adalah cara yang ampuh untuk tanggal pelunasan yang jelas. Dapat juga membuat surat perjanjian tenggat waktu diatas materai.
Dengan adanya itu, jika dibayar tidak tepat waktu dengan waktu yang telah disesuaikan maka akan diberikan sanksi sesuai dengan perjanjian awal sebelum meminjam.
3.Bicarakan Berdua
Perlu dihindari berbicara dengan emosi yang berlebihan, apalagi sudah lewat waktu pembayaran sesuai dengan yang dijanjikan.
Jika sudah lewat dari waktu pembayaran bisa dibicarakan berdua dengan baik baik, tanyakan apa kendala yang punya utang dalam membayarnya.
4.Tagih Dengan Baik
Cara menagih utang lewat wa harus dilakukan dengan baik. Dari ketikan yang dikirim harus sopan dan tidak menyinggung perasaan. Menggunakan emoji yang santai, seperti tertawa, tersenyum agar chat tidak terkesan sedang menagih utang.
Jika sudah mengarah percakapan untuk menagih utang, gunakan kata-kata yang enak didengar. Atau mungkin diselingi dengan candaan agar tetap terlihat akrab.
5.Berikan Pujian Ketika Dia Niat Membayar
Cara ini sangat tepat dilakukan, terutama jika teman yang berutang hanya bisa membayar sedikit atau setengahnya.
Dengan memberikan pujian atas niatnya, teman yang berutang mungkin akan semakin termotivasi untuk segera melunasi sisa utangnya.
6.Berikan Opsi Cicilan Terjangkau
Memberikan cicilan kepada yang punya utang, nominal cicilan bisa disesuaikan dengan jumlah hutang dan kesanggupan bayar pihak yang berutang.
Meskipun nominalnya kecil, cara ini akan sangat membantu untuk mengurangi utangnya.
7. Hubungi Pihak Keluarga
Jika sudah mengirim pesan untuknya, tetapi tidak ada respons maka hubungi keluarganya. Jelaskan dengan baik jika sebelumnya sudah menagih dan mengingatkan bahwa dia punya utang namun tidak ada respons sama sekali agar pihak keluarga berempati dan membantu agar hutangnya dibayar.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.