Dia menambahkan, apabila terjadi cuaca ekstrem maka pemerintah akan melakukan pembatasan perjalanan terutama pada jalur penyeberangan antar pulau. Dan kepada pengguna sepeda motor yang akan melakukan perjalanan Nataru harus ekstra hati-hati.
“Kepada para pengguna sepeda motor kami mengingatkan, lebih baik tidak berangkat dari pada tidak pernah sampai,” tutupnya.
Seperti yang diketahui bahwa Kementerian Perhubungan melalui Badan Kebijakan Transportasi (BKT) mengeluarkan hasil survei daring potensi pergerakan masyarakat pada masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023/2024.
Potensi pergerakan masyarakat diprediksi mencapai 107,63 juta orang atau 39,83% dari total populasi nasional. Prediksi ini meningkat 143,65% dibandingkan prediksi tahun 2022 yang mencapai 44,17 juta orang.
(Dani Jumadil Akhir)