Secara tahunan, ULN swasta kembali mengalami kontraksi pertumbuhan sebesar 2,5% (yoy). Kontraksi pertumbuhan ULN tersebut bersumber dari lembaga keuangan (financial corporations) dan perusahaan bukan lembaga keuangan (non financial corporations) yang masing-masing mengalami kontraksi sebesar 2,4% (yoy) dan 2,5% (yoy).
Walaupun begitu, struktur ULN Indonesia tetap sehat, karena didukung oleh penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaanya. BI dan pemerintah terus memperkuat koordinasi dalam pemantauan perkembangan ULN agar struktur ULN tetap sehat.
Baca Selengkapnya: Utang Luar Negeri Indonesia Turun Jadi Rp6.037 Triliun di Oktober 2023
(Feby Novalius)