Selain pembangunan masjid, ke depannya di kawasan peribadatan IKN ini juga akan dibangun gereja, katedral, vihara, pura, dan klenteng. Semua bangunan ini akan menjadi simbol keberagaman, kerukunan, dan persatuan Indonesia yang harus selalu dijaga.
Kementerian PUPR juga menegaskan dalam keterangannya bahwa pembangunan Masjid Negara IKN ini menjadi simbol tolerasi umat beragama di Indonesia.
Masjid Negara IKN Nusantara diproyeksikan mampu menampung hingga 61.392 jemaah. Pembangunan masjid yang dimulai sejak November 2023 ini ditargetkan akan selesai pada Desember 2024.
Adapun Area Masjid Negara IKN Nusantara meliputi area masjid seluas 32.125 m², fasilitas komersial seluas 2.221 m², dan area kolam retensi seluas 123,502 m. Selain itu bangunannya seluas 59.081 m², yang terdiri dari bangunan masjid seluas 56.220,3 m² (3 Lower Ground, 1 Ground Floor, 2 Mezzanine), bangunan komersial seluas 2.134 m³ (2 lantai), dan bangunan penunjang seluas 727 m² (1 lantai).
Tidak hanya itu, kawasan ini juga dilengkapi dengan berbagai infrastruktur pendukung seperti jalan, jembatan, lanskap, serta utilitas kawasan. Selain itu juga dilengkapi fasilitas tempat wudu, ruang rapat, hall pertemuan, dan ruang tunggu VIP.
(Taufik Fajar)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.