JAKARTA - Pengertian profit, jenis dan rumus menghitungnya. Profit atau disebut keuntungan biasanya diperoleh untuk menghitung saat membuat laporan keuangan.
Profit juga diartikan sebagai salah satu konsep utama dalam dunia bisnis yang mencerminkan selisih antara pendapatan yang diperoleh dari penjualan dengan total biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi barang atau jasa.
Keuntungan menjadi tolak ukur keberhasilan suatu bisnis dan menjadi faktor penentu dalam menilai kinerja perusahaan. Untuk memahami lebih dalam tentang profit, berikut Okezone telah merangkum dari beberapa sumber, pada Kamis (29/2/2024) mengenai pengertian profit, jenis, dan rumus menghitungnya.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), profit memiliki arti untung, keuntungan, dan manfaat. Biasanya, profit didapatkan dari sisa pendapatan penjualan setelah semua biaya produksi dan operasional telah dikurangkan.
Pendapatan yang diperoleh bisa berasal dari penjualan barang atau jasa, investasi, atau sumber pendapatan lainnya. Profit menjadi indikator utama dalam mengevaluasi efisiensi dan produktivitas suatu bisnis.
Ada beberapa jenis profit yang umum dijumpai dalam dunia bisnis, antara lain.
1. Gross Profit
Gross Profit atau Laba Kotor merupakan selisih antara pendapatan total dengan biaya produksi atau harga pokok penjualan (HPP). Gross profit biasanya digunakan untuk mengevaluasi efisiensi produksi suatu bisnis.
Adapun rumus perhitungan laba kotornya adalah Gross Profit = Total pendapatan penjualan - harga pokok penjualan (HPP)
2. Operating Profit
Laba operasional merupakan keuntungan yang diperoleh setelah mengurangkan biaya operasional dari pendapatan total. Biaya operasional mencakup biaya-biaya seperti gaji karyawan, biaya sewa, dan biaya pemasaran.
Biasanya, letak profit ini berada di bawah laba kotor bagian laporan laba rugi. Berikut rumus perhitungannya.
Laba Operasional = Total pendapatan - harga pokok penjualan (HPP) - biaya tidak langsung (depresiasi, amortisasi, iklan dan sebagainya)
3. Net Profit
Juga dikenal sebagai laba bersih, merupakan profit yang diperoleh setelah mengurangkan semua biaya, termasuk biaya operasional, bunga pinjaman, pajak, dan lain-lain.
Net profit mencerminkan keuntungan yang sebenarnya yang bisa diambil oleh pemilik bisnis setelah semua kewajiban telah dibayarkan. Berikut rumus perhitungannya.
Laba Bersih = Total pendapatan - Beban usaha (pajak dan bunga)
Dalam prakteknya, pemilik bisnis harus memantau profit secara berkala untuk mengevaluasi kinerja bisnis mereka dan membuat keputusan strategis yang tepat guna meningkatkan profitabilitas serta menjaga kelangsungan bisnis mereka di pasar yang kompetitif.
Demikian informasi mengenai pengertian profit, jenis, dan rumus menghitungnya. Menghitung profit dengan menggunakan rumus-rumus di atas membantu pemilik bisnis untuk memahami seberapa efisien operasional mereka dan seberapa besar keuntungan yang dapat mereka peroleh.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.