Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Fakta Kenaikan Harga BBM di Maret 2024, Hanya Pertamina yang Tidak Naik

Pika Piqhaniah , Jurnalis-Minggu, 03 Maret 2024 |06:05 WIB
5 Fakta Kenaikan Harga BBM di Maret 2024, Hanya Pertamina yang Tidak Naik
Fakta Harga BBM per 1 Maret 2024. (Foto: Okezone.com/Pertamina)
A
A
A

JAKARTA - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada Maret 2024 menjadi perbincangan akhir-akhir ini. Pasalnya, harga tersebut dikabarkan naik.

Berdasarkan catatan Okezone, Minggu (3/3/2024), berikut fakta-fakta terkait kenaikan harga BBM pada Maret 2024.

1. Tidak Ada Perubahan Harga

PT Pertamina (Persero) memutuskan untuk tidak mengubah harga BBM non subsidi per 1 Maret 2024. Dengan demikian, harga BBM non subsidi tetap sama dengan bulan sebelumnya.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengatakan, harga BBM non subsidi per 1 Maret 2024 tidak ada perubahan.

"Untuk harga BBM 1 Maret kemungkinan belum ada perubahan," kata Irto, pada 29 Februari 2024.

2. Harga BBM Mulai 1 Maret 2024

Harga BBM non subsidi saat per 1 Maret 2024 di antaranya, Pertamax sebesar Rp12.950 per liter, Pertamax Green 95 sebesar Rp13.900 per liter, Pertamax Turbo sebesar Rp14.400 per liter, Dexlite Rp14.550 per liter dan Pertamina Dex sebesar Rp15.100 per liter.

Harga ini berlaku untuk wilayah Jawa dan wilayah dengan besaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar 5%. Sementara harga Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan solar subsidi Rp6.800 per liter.

3. Penjelasan Penyesuaian Harga

Irto juga menjelaskan bahwa penyesuaian mengenai harga tersebut sangat penting. Jika tidak ada penyesuaian harga BBM non subsidi maka akan berpengaruh kepada pendapatan perusahaan. Padahal, jika dilihat harga Mean of Plats Singapore (MOPS) dan kurs naik yang menjadi acuan penetapan harga BBM non subsidi.

"Bila tidak ada penyesuaian harga BBM non subsidi, sementara MOPS dan kurs naik, tentunya akan mengkoreksi potensi revenue perusahaan. Kita tunggu hasil evaluasinya ya," ujarnya.

4. Sinyal dari Pemerintah

Pemerintah sebelumnya sudah mengirim sinyal bahwa harga BBM non subsidi akan naik pada awal Maret 2024 atau usai Pemilu 2024.

"Kalau saya cermati harga minyak naik lagi kayaknya mau ke sana, karena intensitas Timur Tengah masih tinggi karen mengganggu logistik jadi akhirnya terpengaruh. Jadi memang perlu dicermati, saya setuju karena harga minyak cenderung naik terus," kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Tutuka Ariadji.

5. Harga BBM Bergantung Pada Harga Minyak Dunia

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menyebut, harga BBM non subsidi akan selalu tergantung dengan harga minyak dunia.

"Jadi kan kalau yang non subsidi ini kan ikut formula harga indeks minyak, sekarang minyak sudah USD82 per barel. Jadi dibanding sama tahun lalu ada kenaikan antara USD5-USD6 dan itu pasti mempengaruhi biaya produksi," kata Arifin.

Demikian informasi mengenai kenaikan harga BBM pada Maret 2024.

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement