Harga BBM Pertamina per 1 Maret 2024. PT Pertamina (Persero) memutuskan tidak menyesuaikan harga BBM non subsidi per 1 Maret 2024.
Dengan demikian harga BBM non subsidi Pertamina Maret 2024 sama dengan bulan Januari dan Februari 2024.
2. Harga BBM Non Subsidi Akan Naik
Pemerintah sudah mengirim sinyal bahwa harga BBM non subsidi akan naik pada awal Maret 2024 atau usai Pemilu 2024.
"Kalau saya cermati harga minyak naik lagi kayaknya mau ke sana, karena intensitas Timur Tengah masih tinggi karen mengganggu logistik jadi akhirnya terpengaruh. Jadi memang perlu dicermati, saya setuju karena harga minyak cenderung naik terus," kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Tutuka Ariadji.
3. Tarif BBM Non Subsidi Ikuti Harga Minyak Dunia
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif menjelaskan bahwa harga BBM non subsidi akan selalu tergantung dengan harga minyak dunia.
"Jadi kan kalau yang non subsidi ini kan ikut formula harga indeks minyak, sekarang minyak sudah USD82 per barel. Jadi dibanding sama tahun lalu ada kenaikan antara USD5-USD6 dan itu pasti mempengaruhi biaya produksi," katanya.
Oleh karena itu, usai Pemilu 2024, Arifin mempersilahkan penjualan BBM non subsidi kepada masing-masing badan usaha karena mengikuti pergerakan harga minyak dunia. Namun untuk harga BBM subsidi Pertamina tetap akan ditahan.
4. Harga BBM Non Subsidi Saat Ini
Harga BBM non subsidi saat ini seperti Pertamax sebesar Rp12.950 per liter, Pertamax Green 95 sebesar Rp13.900 per liter, Pertamax Turbo sebesar Rp 14.400 per liter, Dexlite Rp14.550 per liter dan Pertamina Dex sebesar Rp15.100 per liter.
Harga tersebut berlaku untuk wilayah Jawa dan wilayah dengan besaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) sebesar 5%.