Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dirut PT Timah Bersih-Bersih Bisnis Timah Usai Korupsi Harvey Moeis Cs Rp271 Triliun

Dani Jumadil Akhir , Jurnalis-Kamis, 04 April 2024 |10:54 WIB
Dirut PT Timah Bersih-Bersih Bisnis Timah Usai Korupsi Harvey Moeis Cs Rp271 Triliun
Dirut PT Timah Bersih-Bersih Usai Kasus Korupsi Timah (Foto: Okezone/Dani)
A
A
A

JAKARTA - Direktur Utama PT Timah Tbk (TINS) Ahmad Dani Virsal akan bersih-bersih bisnis pertambangan timah usai hebohnya kasus korupsi tata niaga timah wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk tahun 2015-2022.

Kasus korupsi timah ini melibatkan Harvey Moeis yang merupakan suami Sandra Dewi hingga crazy rich Pantai Indah Kapuk (PIK) Helena Lim.

Dani menjelaskan, ada tiga hal yang akan dilakukan demi perbaikan bisnis timah. Pertama, perbaikan operasi di internal perusahaan.

Kedua, memperbaiki budaya kerja, hal ini sekaligus untuk memunculkan sense of crisis bagi setiap personel di perusahaan.

Ketiga, perbaikan tata kelola, perbaikan dilakukan mulai dari regulasi sampai standar operasional prosedur (SOP) perusahaan.

"Perbaikan tata kelola, kita lakukan agar efisien," kata Dani kepada media di Jakarta, Rabu (3/4/2024) malam.

Sementara, Corporate Secretary PT Timah Abdullah Umar mengatakan, kejadian ini menjadi pil pahit tapi tentu akan menjadi pembenahan untuk menciptakan tata kelola industri timah yang positif.

"Pil Pahit bagi PT Timah memang seolah-olah pemberitaannya negatif tapi potensi ke depan sangat positif. Baru kali ini terjadi upaya yang sistematis untuk memperbaiki," katanya.

Pihaknya menyerahkan semua persoalan hukum kepada Kejaksaan Agung termasuk data kerusakan lingkungan Rp271 triliun.

"Statement Pak Dirut jelas bahwa diperbaiki semua, mulai dari kebijakan, prosedur, perbaikan, artinya aturan-aturan dan tata kelola internal itu semuanya inline dengan aturan," ujarnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement