Dituturkannya, tahun kemarin malah yang paling tinggi stoknya. "Dugaan saya tahun kemarin itu di atas 200 di bawah 250. Makanya, saya nyetok itu 230 ekor. Tenyata melonjak pada tahun kemarin".
"Kalau harga rata-rata masih seperti sekaranglah, dari harga 17 juta ke atas. Yang banyak dibeli orang yang 19 jutaan dan yang 20, kalau yang 17 tetap ada yang beli," katanya.
Indra berharap, mulai awal bulan ini hingga mendekati hari H penjualan semakin meningkat.
"Kemungkinan tunggu awal bulan, kan gajian. Bisa jadi yang 2 minggu dimanfaatkan orang untuk mengumpulkan lagi. Yang tadinya ragu-ragu mau ikut korban, karena sudah dekat bersedia berkurban," tandasnya.
Sedangkan khusus untuk kurban kambing hampir sama dengan sapi. "Untuk kambing bukan cuman kita, di tempat lain juga gitu. Ada yang baru satu terjual, kita kambing baru 30 an dari 60 ekor yang ada".
"Stok yang ada di sini 60 ekor, cuman saya mau datangkan lagi 70 lagi. Tinggal datang saja dari Lampung. Kalau kambing biasanya melonjak permintaan pas H-3 baru orang cari. Biasanya memenuhi kelebihan dari iuran sapi," ungkap Indra.
Untuk harga seekor kambing kurban bervariasi, katanya, mulai dari 2,7 juta hingga 3,5 juta ada.
"Kalau tahun lalu, hampir 200 ekor kambing yang terjual. Tapi tetap banyak sapi yang terjual," imbuhnya.
Dirinya tetap optimis, dua minggu sampai Hari Raya Kurban permintaan hewan kurban pasti bertambah.
"Saya tinggal mendatangkan stok, karena kita sudah ada stok. Walaupun stok saya masih berlebih, saya pelihara karena stok saya tidak putus ada terus".
"Cuman, kalau penjualannya agak kurang kalau tidak bertepatan dengan hari raya kurban," pungkas Indr
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.