Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BPS: Mei 2024 Terjadi Deflasi 0,03%

Atikah Umiyani , Jurnalis-Senin, 03 Juni 2024 |11:34 WIB
BPS: Mei 2024 Terjadi Deflasi 0,03%
BPS: Mei 2024 Terjadi Deflasi 0,03% (Foto: Freepik)
A
A
A

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi deflasi 0,03% pada Mei 2024 atau terjadi penurunan indeks harga konsumen dari 106,40 pada April 2024 menjadi 106,37 pada Mei 2024.

Plt Kepala BPS Amalia A Widyasanti mengatakan, secara year on year terjadi inflasi sebesar 2,84% dan secara tahun kalender terjadi inflasi 1,16%.

"Deflasi bulan Mei 2024 ini merupakan deflasi pertama setelah deflasi terakhir kali terjadi di Agustus 2023," ujarnya saat konferensi pers, Jakarta, Senin (3/6/2024).

Amalia menuturkan, kelompok pengeluaran penyumbang deflasi bulanan terbesar adalah makanan, minuman dan tembakau dengan deflasi sebesar 0,29% dan memberikan andil deflasi sebesar 0,08%.

Adapun komoditas penyumbang utama deflasi adalah beras, dengan andil deflasi sebesar 0,15%, daging ayam ras dan ikan segar dengan andil deflasi masing-masing sebesar 0,03% serta tomat dan cabai rawit dengan andil deflasi masing-masing 0,02%.

Amalia menjelaskan, komoditas lainnya yang juga memberikan andil deflasi adalah tarif angkutan antar kota dengan andil deflasi 0,03%, tarif angkutan udara dengan andil deflasi 0,02% serta tarif kereta api dengan andil deflasi 0,01%.

"Selain itu terdapat juga komoditas yang memberikan andil inflasi antara lain emas perhiasan, bawang merah dan cabai merah dengan andil inflasi masing-masing 0,05%," katanya.

Sebaran inflasi bulanan berdasarkan wilayah, di mana 24 dari 28 provinsi mengalami inflasi, sedangkan 14 lainnya mengalami deflasi. Inflasi tertinggi sebesar 2,00% terjadi di Papua Selatan sementara deflasi terdalam terjadi di Banten sebesar 0,52%.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement