JAKARTA - NIK bisa disalahgunakan untuk apa saja? ini jawabannya. Nomor Induk Kependudukan menjadi elemen krusial dalam administrasi kependudukan di Indonesia.
Namun, di balik peran penting NIK untuk berbagai keperluan resmi, terdapat risiko penyalahgunaan yang dapat merugikan pemiliknya.
NIK yang tercantum pada KTP (Kartu Tanda Penduduk) merupakan salah satu persyaratan utama dalam berbagai urusan.
Lantas pertanyaan yang sering timbul di masyarakat adalah “untuk apa saja NIK bisa disalahgunakan?"
Berikut penjelasan mengenai NIK bisa disalahgunakan untuk apa saja yang dirangkum oleh Okezone, Kamis (13/6/2024):
Pinjaman Online Ilegal
salah satu penyalahgunaan NIK adalah untuk pinjaman online yang tidak berizin Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jaringan pinjol ilegal bisa menggunakan data NIK yang tersebar tersebut untuk mendaftarkan SIM card.
Pinjol ilegal kebanyakan hanya membutuhkan data NIK untuk memproses pengajuan pinjaman, sehingga pemilik NIK yang disalahgunakan dapat terjerat hutang yang sebenarnya tidak pernah diajukan.
Registrasi Kartu SIM
NIK sering digunakan untuk pendaftaran kartu SIM. Jika NIK disalahgunakan, pemilik sahnya dapat menerima tagihan atau menghadapi masalah hukum terkait penggunaan nomor telepon yang bukan miliknya.
Penipuan Identitas
Penyalahgunaan NIK bisa mengakibatkan pencurian identitas. Penipu dapat menggunakan NIK dan informasi pribadi lainnya untuk menyamar sebagai orang lain dan melakukan berbagai tindakan ilegal, seperti pemalsuan dokumen atau manipulasi data lainnya.
Penyalahgunaan NIK untuk aplikasi pinjaman online dapat diperiksa di laman resmi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SILK) OJK. Berikut cara memeriksa penyalahgunaan KTP untuk pinjaman online:
Kunjungi web laman permohonan SILK https://konsumen.ojk.go.id/minisitedplk/registrasi
Isi formulir dan ambil nomor antrian
Unggah dokumen, diantaranya KTP atau Paspor
Klik kirim setelah mengisi kolom captcha
Tunggu email konfirmasi paling lambat H-2 dari tanggal antrean
Jika data sudah valid, pemohon dapat mencetak formulir pada email dan memberi 3 tanda tangan
Scan formulir yang telah ditandatangani melalui WhatsApp yang tertera pada email dengan foto selfie dengan menunjukkan KTP.
OJK akan melakukan verifikasi lanjutan via WhatsApp dan VideoCall
Jika sudah terverifikasi, OJK akan mengirim hasil iDeb SLIK via email
Nah itulah ulasan lengkap mengenai NIK yang bisa disalahgunakan untuk berbagai hal. Dengan demikian, masyarakat harus menjaga kerahasiaan data yang dimiliki.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.