Selain itu, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae menyatakan bahwa pencabutan izin usaha dilakukan karena pemegang saham dan pengurus BPR gagal menyehatkan BPR/BPRS, yang sebagian besar disebabkan oleh penyimpangan operasional.
“Apabila sampai dengan batas waktu yang ditentukan atau kondisi BPR/S ters memburuk, maka OJK akan melakukan tindakan pengawasan selanjutnya dengan menetapkan BPRS/S sebagai Bank Dalam Resolusi dan berkoordinasi dengan LPS untuk menangani BPR/S tersebut dengan langkah terakhir melakukan cabut izin usaha terhadap BPR/S tersebut,” Ucap Dian.
Baca Selengkapnya: 20 Bank Diprediksi Bangkrut, Ini Kata OJK
(Kurniasih Miftakhul Jannah)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.