Pada tahun 2012, Ratan Tata memutuskan untuk pensiun sebagai ketua Tata Group, namun ditunjuk sebagai ketua emeritus Tata Sons, perusahaan induk grup. Meskipun sudah memiliki kepemilikan saham yang sangat kecil di perusahaan yang menyandang namanya, pengaruhnya tetap sangat besar di dunia bisnis.
Perdana Menteri India, Narendra Modi, turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Ratan Tata. Modi menggambarkan Tata sebagai "pemimpin bisnis visioner, jiwa yang penuh kasih, dan manusia yang luar biasa".
Pada tahun 1962, bergabung dengan Tata Industries - perusahaan promotor group - sebagai asisten dan menghabiskan enam bulan pelatihan di pabrik perusahaan di Jamshedpur.
Dari sini, dia melanjutkan untuk bekerja di Tata Iron and Steel Company (sekarang Tata Steel), Tata Consultancy Services (TCS) dan National Radio and Electronics (Nelco).
Sepanjang kariernya, Ratan Tata telah menginspirasi banyak pengusaha di seluruh dunia. Filosofi bisnisnya yang berfokus pada keberlanjutan dan tanggung jawab sosial perusahaan menjadikannya sosok yang sangat dihormati.
Kepergian Ratan Tata merupakan kehilangan besar bagi dunia bisnis India dan global. Sosoknya yang sederhana, rendah hati, dan penuh integritas akan selalu dikenang.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)