Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Saham Paling Merana Selama Sepekan, Turun hingga 37,4%

Dinar Fitra Maghiszha , Jurnalis-Sabtu, 12 April 2025 |13:05 WIB
Saham Paling Merana Selama Sepekan, Turun hingga 37,4%
Saham Paling Merana di Pekan Ini. (Foto: Okezone.com)
A
A
A

JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat saham paling anjlok pada pekan perdagangan 8–11 April 2025. Adapun pergerakan IHSG selama sepekan ini turun 3,82% pada level 6.262,226 dari posisi pekan sebelumnya di 6.510,620. 

Statistik Top Losers Weekly mencatat saham PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI) mencatat penurunan tertajam, anjlok 37,45% dari Rp2.390 menjadi Rp1.495 per saham.

Di urutan kedua, PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (BSML) turun 29,47% dari Rp95 menjadi Rp67 per saham. Disusul PT Grand House Mulia Tbk (HOMI) yang melemah 28,67% dari Rp286 ke Rp204.

IHSG dan Rupiah Anjlok, Sri Mulyani: Alarm Sudah Berbunyi Harus Hati-Hati Tanpa Panik

Kondisi ini terjadi sejalan dengan pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 3,82% ke level 6.262,226, menurut statistik BEI, diakses Sabtu (12/4/2025).

Selanjutnya, saham PT MD Pictures Tbk (FILM) juga merosot 28,52% dari Rp2.840 menjadi Rp2.030 per saham. Kemudian, PT Steadfast Marine Tbk (SAFE) turun 26,36% dari Rp220 ke Rp162.

 

Koreksi juga dialami PT Adiwarna Anugerah Abadi Tbk (NAIK) yang melemah 22,94%, serta PT Jakarta Kyoei Steel Works Tbk (JKSW) yang turun 22,31% dalam sepekan.

Selanjutnya, PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) turun 21,95% dari Rp420 ke Rp328 per saham. Dua saham terakhir dalam daftar, PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) dan PT NFC Indonesia Tbk (NFCX) masing-masing terkoreksi 19,74% dan 19,65%. 
    

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement