"Kemungkinan besar karena harga. Harga tepung tapioka di pasar internasional lebih murah dibandingkan dengan tepung tapioka yang kita produksi sendiri," ujarnya.
Andreas menambahkan, kondisi tersebut membuat harga jual singkong atau produk tapioka di tingkat petani menjadi tertekan karena kurang kompetitif dibandingkan produk impor. "Itulah kenapa harga ketela pohon tertekan di tingkat usaha tani," tambahnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.