Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rupiah Menguat ke Rp16.218, Investor Cermati Tarif Dagang Trump

Anggie Ariesta , Jurnalis-Jum'at, 11 Juli 2025 |17:29 WIB
Rupiah Menguat ke Rp16.218, Investor Cermati Tarif Dagang Trump
Rupiah naik 6 poin atau sekitar 0,04% ke level Rp16.218 per dolar AS. (Foto: Okezone.com/Freepik)
A
A
A
Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), barang elektronik dan produk alat rumah tangga elektrik masuk dalam HS 85 yang banyak menyasar pasar AS. Pada Januari–Mei 2025, ekspor produk dari HS tersebut mencapai USD2,22 miliar atau berkontribusi 18,34% terhadap total ekspor Indonesia ke AS.

Sedangkan khusus untuk produk alat listrik rumah tangga, ekspor ke AS masih terbilang minim dibandingkan produk lainnya dalam kelompok HS tersebut. Untuk menghadapi masifnya pengalihan pasar dari berbagai negara, Indonesia harus bersiap dengan memperkuat Non-Tariff Measure (NTM).

Beberapa di antaranya, pengusaha elektronik mendorong akselerasi revisi Permendag 21/2025 yang merupakan pemecahan Permendag 8/2024 menjadi per sektor. Pihaknya juga mendesak pemerintah untuk menghapus sistem post-border dan memperketat kontrol border, menerapkan pelabuhan entry point di Indonesia Timur, serta memastikan pemerintah pusat dan daerah membeli produk-produk TKDN sesuai aturan.

Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp16.210 – Rp16.250 per dolar AS.

(Feby Novalius)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement