Pada unggahan penjelasan resmi melalui akun Instagram @tawanrestaurant, Minggu (1/11), pihak restoran membenarkan kelalaian tersebut. Permohonan maaf sebesar-besarnya dan penyesalan disampaikan kepada korban.
Sebagai penanganannya, investigasi internal secara menyeluruh telah dilakukan. Ada beberapa penjelasan kronologi dari pihak restoran.
1. Ditemukan adanya dugaan pelanggaran prosedur kerja serta dugaan tindakan tidak patut dari salah satu oknum karyawan yang menempatkan larutan pembersih dari kemasan asli ke dalam botol air mineral kosong untuk kepentingan pribadi. Tindakan tersebut mengindikasikan adanya unsur penyalahgunaan dan dugaan pengambilan barang milik perusahaan tanpa izin.
2. Botol tersebut disimpan sementara di area dekat bar minuman, tapi lupa dibawa pulang oleh karyawan yang bersangkutan.
3. Pada saat pergantian shift, karyawan di shift berikutnya tidak mengetahui hal tersebut dan mengira botol itu adalah air mineral yang layak jual, sehingga menempatkannya kembali ke area penyimpanan minuman.
4. Akibatnya, botol tersebut secara tidak sengaja tersaji kepada pelanggan.
Sebagai langkah tanggung jawabnya, restoran Ta Wan mengaku telah menjatuhkan sanksi tegas, memperkuat prosedur keamanan, hingga melaksanakan audit internal menyeluruh. Kepada korban, restoran Ta Wan juga menyampaikan permintaan maaf dan siap memastikan seluruh haknya akan terpenuhi dengan baik.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.