Program yang tidak kalah penting adalah penyelenggaraan Sekolah Rakyat. Program yang dimulai pada 2025 ini menjadi salah satu program prioritas Presiden dalam rangka pengentasan kemiskinan. Sebanyak 166 titik Sekolah Rakyat rintisan telah beroperasi di tahun ini, memberikan manfaat kepada 14.846 siswa dari Desil 1 dan 2 DTSEN.
Sekolah Rakyat sebagai miniatur dalam pengentasan kemiskinan terpadu terintegrasi dengan program-program unggulan Presiden lainnya, seperti pemberdayaan, perbaikan rumah tidak layak huni, PBI-JK, Kopdes Merah Putih, dan lainnya.
“Sehingga nanti anaknya lulus kemudian keluarganya juga naik kelas. Ini yang ingin kita lakukan lebih kuat lagi ke depan di tahun 2026 dengan perencanaan yang lebih baik,” kata Gus Ipul.