Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.855 per Dolar AS

Anggie Ariesta , Jurnalis-Senin, 12 Januari 2026 |16:41 WIB
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp16.855 per Dolar AS
Rupiah Hari Ini (Foto: Okezone)
A
A
A

Dari sentimen domestik, Bank Indonesia (BI) melaporkan penjualan eceran tumbuh sebesar 1,5 persen secara bulanan (month to month/MtM) pada November 2025 atau menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Angka itu lebih tinggi dari pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 0,6 persen MtM.
 
Perkembangan itu tercermin dari hasil survei penjualan eceran (SPE). Mayoritas kelompok tercatat alami peningkatan penjualan, terutama Peralatan Informasi dan Komunikasi (5,5 persen MtM), Suku Cadang dan Aksesori (4,2 persen MtM), Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (2,8 persen), serta Makanan, Minuman, dan Tembakau (1,2 persen MtM).

Sementara secara tahunan (year on year), penjualan eceran mengalami pertumbuhan sebesar 6,3 persen, lebih tinggi dibandingkan 4,3 persen YoY pada Oktober 2025.

Berdasarkan kelompoknya, terjadi kenaikan penjualan terutama di Kelompok Suku Cadang dan Aksesori (17,7 persen YoY); serta Makanan, Minuman, dan Tembakau (8,5 persen YoY); Barang Budaya dan Rekreasi (8,1 persen YoY); serta Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (0,8 persen YoY).

Sementara pada bulan selanjutnya atau Desember 2025, BI memproyeksikan kinerja penjualan eceran meningkat. Indeks Penjualan Riil (IPR) akhir 2025 diprakirakan tumbuh sebesar 4,4 persen YoY, lebih rendah dibandingkan realisasi pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 6,3 persen YoY.

Pertumbuhan penjualan eceran juga diperkirakan terjadi secara bulanan sebesar 4 persen, didorong oleh kinerja mayoritas kelompok, terutama Peralatan Informasi dan Komunikasi, Barang Budaya dan Rekreasi, Perlengkapan Rumah Tangga Lainnya, serta Makanan, Minuman dan Tembakau sejalan dengan peningkatan permintaan masyarakat saat Nataru.

Berdasarkan analisis tersebut, Ibrahim memprediksi bahwa mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif pada perdagangan selanjutnya dan berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp16.850 - Rp16.890 per dolar AS.

(Taufik Fajar)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement