Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tak Lagi Rp17.000, Kini Rupiah Menguat Jadi Rp16.894 per Dolar AS

Anggie Ariesta , Jurnalis-Selasa, 10 Maret 2026 |10:18 WIB
 Tak Lagi Rp17.000, Kini Rupiah Menguat Jadi Rp16.894 per Dolar AS
Tak Lagi Rp17.000, Kini Rupiah Menguat Jadi Rp16.894 per Dolar AS (Foto: BRI)
A
A
A

JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di pasar spot pada pembukaan perdagangan Selasa (10/3/2026) menguat ke level Rp16.894 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah naik 0,33 persen dibandingkan penutupan hari sebelumnya yang berada di posisi Rp16.949. Bahkan sebelumnya, Rupiah menyentuh Rp17.000 per dolar AS.

Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.48 WIB, penguatan Rupiah terus berlanjut hingga mencapai Rp16.889 per dolar AS atau menguat 0,35 persen. Pergerakan ini terjadi di tengah pelemahan indeks dolar AS yang turun 0,12 persen ke level 98,84.

Meskipun dibuka menguat, pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memprediksi Rupiah tetap berisiko ditutup melemah di rentang Rp16.950 hingga Rp17.000 per dolar AS. Faktor utama yang menekan rupiah adalah eskalasi konflik antara AS-Iran yang memicu lonjakan harga minyak mentah secara ekstrem.

"Harga minyak melonjak hingga 30 persen, jauh melampaui USD100 per barel dan mendekati level tertinggi yang terlihat selama awal perang Rusia-Ukraina pada tahun 2022," kata Ibrahim, dikutip Selasa (10/3/2026).

Penunjukan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, dinilai pasar sebagai sinyal bahwa kelompok garis keras masih memegang kendali penuh, sehingga konflik diprediksi tidak akan mereda dalam waktu dekat.

 

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement