Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenali Loud Budgeting: Seni Berani Berhemat demi Masa Depan

Anindita Trinoviana , Jurnalis-Selasa, 13 Januari 2026 |14:31 WIB
Kenali Loud Budgeting: Seni Berani Berhemat demi Masa Depan
Loud Budgeting, seni berhemat untuk masa depan. (Foto: dok Pegadaian)
A
A
A

Kini, loud budgeting dianggap sebagai langkah revolusioner dalam pengelolaan keuangan pribadi, karena secara tidak langsung menggerus stigma sosial, karena dengan bersikap terbuka akan menormalisasi kondisi keuangan yang terbatas demi rencana jangka panjang.

Tren ini juga dapat mengendalikan impulsivitas, karena pengikut tren tersebut akan cenderung fokus pada prioritas (value-based spending).

Bukan berarti tidak boleh berbelanja, namun memangkas biaya pada hal-hal yang tidak memberikan nilai jangka panjang, seperti membeli kopi mahal setiap hari, atau membeli baju sekali pakai, kemudian biaya tersebut dapat dialihkan ke aset yang lebih produktif, seperti emas, saham, dan instrumen investasi lainnya.

Menanggapi tren tersebut, Sekretaris Perusahaan PT Pegadaian, Dwi Hadi Atmaka atau yang kerap disapa Aat menyampaikan dukungannya terhadap loud budgeting.

Aat juga mengungkapkan bagaimana menabung emas menjadi sangat cocok bagi generasi muda yang menerapkan loud budgeting.

“Sederhananya loud budgeting adalah pola shifting dari habit konsumtif menjadi lebih produktif. Misalnya setiap hari beli kopi seharga Rp20 ribu, jadi menabung senilai Rp20 ribu. Apalagi saat ini generasi muda semakin melek finansial dan semakin aware terhadap berbagai jenis instrumen investasi, seperti emas yang merupakan investasi safe haven," ujarnya.

Halaman:
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement