Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

BI Tahan Suku Bunga 4,75%, Strategi Jaga Rupiah dan Inflasi di Awal 2026

Iqbal Dwi Purnama , Jurnalis-Rabu, 21 Januari 2026 |14:55 WIB
BI Tahan Suku Bunga 4,75%, Strategi Jaga Rupiah dan Inflasi di Awal 2026
Bank Indonesia (BI) memutuskan menahan suku bunga acuan. (Foto: Okezone.com)
A
A
A
Sebagai bentuk sinergi kebijakan moneter dan fiskal, BI juga melakukan pembelian Surat Perbendaharaan Negara (SPN) di pasar sekunder. Hingga awal Januari 2026, total pembelian SPN mencapai sekitar Rp23,69 triliun, termasuk Rp13,21 triliun di pasar sekunder. Langkah ini dilakukan sesuai mekanisme pasar dan tetap konsisten dengan program moneter untuk menjaga stabilitas ekonomi.

Di sisi lain, BI juga memperkuat kebijakan makroprudensial melalui pemberian insentif likuiditas serta percepatan digitalisasi pembiayaan untuk mendorong penyaluran kredit perbankan. Hingga awal Januari 2026, total insentif likuiditas yang disalurkan mencapai sekitar Rp397,9 triliun, dengan penyaluran terbesar kepada bank-bank BUMN sebesar Rp182,9 triliun.

Insentif tersebut difokuskan pada sektor-sektor prioritas, seperti pertanian, industri, hilirisasi, jasa, ekonomi kreatif, UMKM, perumahan rakyat, koperasi, inklusi keuangan, dan pembiayaan berkelanjutan.

(Feby Novalius)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement