Menurut Rani, intervensi gizi tersebut menjadi bagian dari pendekatan yang lebih luas melalui program Alfamart Sahabat Posyandu, yang berfokus pada penguatan peran posyandu sebagai garda terdepan pemantauan tumbuh kembang anak sekaligus ruang edukasi gizi keluarga.
Hingga akhir 2025, program Alfamart Sahabat Posyandu telah menjangkau lebih dari 70.000 penerima manfaat ibu dan anak di lebih dari 800 titik posyandu yang tersebar di 34 kota.
Pada 2026, Alfamart menargetkan penambahan sekitar 40.000 penerima manfaat, sehingga total penerima manfaat program ini diharapkan melampaui 100.000 ibu dan anak.
“Momen Hari Gizi Nasional menjadi pengingat peran kami dalam mendukung pemenuhan gizi anak. Melalui program Satu Telur Sehari dan Alfamart Sahabat Posyandu, kami berkomitmen untuk terus berkontribusi secara konsisten dan berkelanjutan,” kata Rani.
Dengan intervensi gizi yang terukur dan penguatan keluarga sebagai fondasi, upaya pencegahan stunting diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan asupan gizi jangka pendek, melainkan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga kualitas awal kehidupan anak Indonesia.
(Agustina Wulandari )