Jika sebelumnya ia memperkirakan harga emas berada di level Rp3,5 juta per gram pada 2026, kini proyeksi tersebut dinaikkan menjadi Rp4,2 juta per gram.
"Saya merevisi juga untuk logam mulia, yang tadinya logam mulia di level Rp3.500.000 di tahun 2026 ini berubah menjadi Rp4.200.000. Ingat, logam mulia yang tanggal 24 Desember saya mengatakan akan ke level diprediksi itu di Rp3.500.000. Ini berubah, saya revisi menjadi Rp4.200.000 per gram," lanjutnya.
Ibrahim mengungkapkan, terdapat sejumlah faktor yang mendorong kenaikan harga emas. Ini tidak lepas dari faktor eksternal yang berkaitan dengan kondisi geopolitik, selain itu juga ada faktor internal yang berkaitan dengan tingginya permintaan masyarakat.
"Seperti biasa adalah geopolitik, kemudian perang dagang, perpolitikan di Amerika Serikat, kemudian kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat, kemudian supply dan demand, itu secara eksternal. Secara internal yang kedua adalah tentang supply dan demand untuk tambang emas di Indonesia," pungkasnya.
Baca selengkapnya: Siap-Siap, Harga Emas Logam Mulia Bisa Tembus Rp4,2 Juta per Gram!
(Taufik Fajar)